• SMA NEGERI 3 KOMODO
  • Together We Can Do More To Be Excellent
  • sman3komodo@gmail.com
  • Humas SMAN Negeri 3 Komodo / 085205075934 / 085338468988
  • RSS
  • Pencarian

Perkuat Mental Remaja, DPPKB Manggarai Barat Laksanakan 2 Agenda Kerja Dalam MPLS SMA Negeri 3 Komodo

Merombok - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari terakhir bagi murid baru di SMA Negeri 3 Komodo terlihat berbeda kali ini. Hal ini dikarenakan, SMA Negeri 3 Komodo mendapat kunjungan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Manggarai Barat melalui Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Bapak Thomas Alfai Edison, S. Kep. Ns beserta rombongan. Dalam kunjungan ini, DPPKB Manggarai Barat melakukan 2 agenda kerja yakni sosialisasi dengan tema "Hindari Perilaku Beresiko" dan sosialisasi "GenRe (Generasi Berencana)" bagi para remaja yang tentunya adalah para murid SMA Negeri 3 Komodo bertempat di Aula SMA Negeri 3 Komodo pada Rabu, 15 Juli 2026.

Pada agenda pertama dalam sosialisasi Hindari Perilaku Beresiko, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengawali sosialisasi dengan menuturkan bahwa jumlah penduduk kategori remaja di Indonesia yang mencapai 17% saat ini menjadi salah satu kelompok umur yang paling rentan menjadi pelaku dan korban perilaku beresiko. Hal ini terlihat dari angka statistik yang menyebutkan bahwa 1 dari 4 remaja sudah berpacaran dan bahkan 5,8% remaja sudah pernah melakukan hubungan seksual. Keresahan inipun semakin mendapat perhatian serius bagi DPPKB Manggarai Barat mengingat bahwa Labuan Bajo merupakan pintu gerbang destinasi pariwisata yang mana tingkat kerentanan budaya luar yang masuk ke Manggarai Barat umumnya dan labuan Bajo khusunya begitu besar sehingga dampaknyapun cukup besar bagi tumbuh kembang remaja saat ini. Kepala Bidang yang kerap disapa Thomas ini juga menjelaskan bahwa perilaku beresiko yang paling rentan dilakukan remaja dikelompokkan dalam 4 kategori yakni Bullying, Hubungan seksual remaja secara bebas, Hubungan seksual belum menikah dan NAPZA. Menurutnya, banyak remaja yang yang terjerumus dalam perilaku-perilaku beresiko ini karena para remaja masih dalam fase tumbuh kembang sehingga belum mampu membedakan hal-hal yang harus dan tidak boleh dilakukan.

Untuk itu, beliau juga mengingatkan pentingnya kemampuan para remaja untuk menghindari perilaku negatif yang beresiko bagi mereka saat ini. "Labuan Bajo adalah daerah pariwisata super premium. Banyak turis yang masuk ke sini, baik turis domestik maupun mancanegara. Begitupun budaya yang masuk ke sini juga beragam dan kita pasti bertemu dengan hal-hal itu setiap hari. Oleh karena itu, kita harus bisa proteksi diri dari resiko negatif yang masuk ke sini karena para remaja itu paling rentan sekali terpapar oleh hal-hal negatif, tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa Indonesia kini dalam tahap menyongsong generasi emas, oleh karena itu para remaja perlu dipersiapkan secara baik untuk menyambut generasi emas yang akan datang. 

Sosialisasi yang terjadi ini direspon secara baik oleh para murid SMA Negeri 3 komodo. Diskusi yang cukup alot terjadi ketika para murid diberikan kesempatan untuk bertanya terkait sosialisasi tersebut. Foni, siswi kelas XI mempertanyakan peran pemerintah daerah menangani polemik yang terjadi di kalangan remaja saat ini. Sedangkan Jelsi Daum, siswi kelas XII merespon dengan pertanyaan terkait bagaimana para remaja bisa keluar dari perilaku beresiko jika ada remaja yang sudah terpapar perilaku beresiko tersebut. Di lain pihak, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga memberikan apresiasi kepada 2 penanya ini karena respons mereka yang baik terhadap sosialisasi yang diberikan. Beliau menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi salah satu peran pemerintah dalam menangani masalah yang dialami para remaja, walaupun efek dari sosialisasi itu hanya 10%, namun itu menjadi spirit bagi mereka untuk terus melakukan sosialisasi dan kampanye terkait tema yang dibicarakan. Untuk pertanyaan kedua, beliau menegaskan bahwa para remaja perlu melakukan banyak aktivitas positif seperti giat belajar, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan sebagainya agar bisa menghindari perilaku-perilaku beresiko yang tidak diduga. Karena pada dasarnya menurut beliau, kemauan melakukan tindakan-tidakan beresiko merupakan siklus normal yang dialami para remaja sehingga perlu adanya tindakan pengalihan.

Pada sosialisasi kedua, Bapak Frederikus Septyanto Nohos, S.Sos menjelaskan tema GenRe (Generasi Berencana) sebagai upaya remaja menghindari perilaku beresiko. Beliau mengungkapkan bahwa terdapat 2 program yang dimiliki GenRe yakni PIK-R dan Pembinaan Keluarga Remaja. Program ini tentunya merupakan salah satu upaya pencegahan bagi para remaja agar tidak terjerumus dalam tindakan-tindakan yang beresiko. Beliau mencontohkan bahwa pada program PIK-R, para remaja dilatih untuk menjadi konselor bagi sesamanya karena menurut beliau, para remaja lebih cenderung untuk menceritakan segala yang dialaminya kepada sesama rekan remajanya dibandingkan kepada orang tua atau orang lain yang lebih ahli. Sedangkan pada program Pembinaan Keluarga Remaja, para orang tua diberi pemahaman mengenai bahaya dan resiko perilaku remaja agar lebih intens mendidik dan mengajarkan para remajanya yang ada dalam keluarganya masing-masing. Beliau yang kerap disapa Yanto ini juga menuturkan bahwa akan ada agenda lain dari DPPKB Manggarai Barat untuk menjaring para Duta GenRe dari para murid SMA Negeri 3 Komodo yang kemudian direspons baik oleh Kepala SMA Negeri 3 Komodo.

Kegiatan ini ditutup dengan pemberian hadiah bagi murid yang mampu menjawab pertanyaan pemateri dan sesi foto bersama. (JR)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Ujian Praktik Sekolah Dalam Balutan Pentas Seni Budaya

Merombok - Panggung SMA Negeri 3 Komodo terlihat berbeda pada Rabu, 08 April 2026 dengan atraksi dari siswa-siswi yang menampilkan beragam kesenian dalam rangkaian pentas seni sederhana

08/04/2026 10:21 - Oleh Administrator - Dilihat 679 kali
Senyum di Balik Kotak Makan: Cerita Siswa SMA Negeri 3 Komodo Menikmati MBG Perdana

Merombok - Kamis, 8 Januari 2026 menjadi momen ceria bagi para siswa SMA Negeri 3 Komodo ketika program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indones

08/01/2026 12:53 - Oleh Administrator - Dilihat 525 kali
SMA 3 Komodo Sukses Laksanakan ANBK 2025

Merombok , 5 Agustus 2025 — SMA Negeri 3 Komodo sukses melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 4 hingga 5

05/08/2025 11:39 - Oleh Administrator - Dilihat 1449 kali
Pelaksanaan ANBK Hari Pertama di SMAN 3 Komodo Berjalan Lancar

Merombok(04/08/2025).SMAN 3 Komodo  sukses melaksanakan hari pertama Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan yang berlangsung secara online ini memanfaatkan dua ruangan

04/08/2025 18:37 - Oleh Administrator - Dilihat 1292 kali
Kejaksaaan Negeri Manggarai Barat Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMA Negeri 3 Komodo Fokus Cegah Judi Online dan Bullying

 <p class="demoTitle">

28/05/2025 13:21 - Oleh Administrator - Dilihat 496 kali
FORM PENELUSURAN LULUSAN/ALUMNI SMA NEGERI 3 K0MODO

Himbauan Kepada Seluruh Para Lulusan/Alumni SMA Negeri 3 Komodo dimohon untuk mengisi Form Penelusuran Lulusan/Alumni dengan link di bawah ini.   Penelusuran ini bertujuan untuk

14/04/2025 23:58 - Oleh Administrator - Dilihat 1453 kali
Tingkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik, SMA Negeri 3 Komodo Selenggarakan Ujian Praktik Karya Tulis Ilmiah

SMA Negeri 3 Komodo menyelenggarakan Ujian praktik Karya Tulis Ilmiah pada Sabtu, 15 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Komodo bagi peserta didik kelas XII sebaga

15/03/2025 23:36 - Oleh Administrator - Dilihat 1517 kali
Panduan Menggunakan Google Classroom Untuk Siswa

Google Classroom adalah platform pembelajaran online gratis yang memungkinkan guru dan siswa untuk berinteraksi dan berkolaborasi dalam lingkungan virtual. Classroom dapat digunakan unt

23/02/2025 19:00 - Oleh Administrator - Dilihat 480 kali